Jumat, 30 Januari 2015

Administrasi Pendidikan

JUDUL : Pengertian, Skope (Bidang Gagasan), dan Fungsi Administrasi / Menejemen Pendidikan
Nama    : Ayu Diyana (120641217)
Kelas      : E-7
1.      Pengertian Administrasi Pendidikan
Administrasi pendidikan yaitu bukan hanya mengatasi masalah keuangan dalam pendidikan saja tetapi administrasi disini mencakup keseluruhan proses kegiatan dalam suatu pendidikan yang meliputi perencanaan dan pelaporan. Perencanaan disini yaitu adanya suatu kerjasama antara pengawas, kepala sekolah dan guru untuk memberikan pelayanan yang efektif kepada peserta didik sehingga peserta didik berhasil untuk mencapai ilmunya. Sedangkan pelaporan disini yaitu data-data dan hasil semua kegiatan yang dilakukan oleh personel pendidikan seperti kepala sekolah, guru dan siswa untuk dilaporkan kepada pengawas pendidikan.
2.      Skope (Bidang Garapan) Administrasi Pendidikan
Skope (Bidang Garapan)  adalah semua kegiatan administrasi yang tergabung menjadi satu kesatuan untuk melaksanakan tujuan kegiatan pendidikan yang lebih maju dengan adanya kerjasama antara personel-personel pendidikan.
Skope (Bidang Garapan)  diantaranya yaitu :
a.       Administrasi tata laksana sekolah (Mengatasi perlengkapan, pembekalan dan pembiayaan dalam suatu sekolah)
b.      Administrasi personel guru dan pegawai sekolah (Bidang ini melakukan penerimaan guru baru dan penilaian kemajuan guru)
c.       Administrasi murid (melakukan penilaian kemajuan murid dan kesehatan murid)
d.      Supervise pengajaran (Adanya kerjasama untuk meningkatkan mutu dan kualitas guru-guru sehingga mereka lebih semangat untuk menjalankan tugasnya)
e.       Pelaksanaan dan pembinaan kurikulum (suatu pedoman guru untuk melakukan kegiatanya)
f.       Hubungan sekolah dengan masyarakat (Adanya komite sekolah)
g.       Pendirian dan perencanaan bangunan sekolah (Pendirian sekolah)
3.      Fungsi Administrasi Pendidikan
a.       Perencanaan (adanya visi misi)
b.      Pengorganisasian (adanya kerjasama)
c.       Pengkoordinasian (adanya persetujuan dari masing-masing pihak)
d.      Komunikasi (penyaluran gagasan dari personel pendidikan)
e.       Supervisi (adanya pengawasan)
f.       Kepegawaian (menentukan, memilih, menempatkan dan membimbing personel)
g.      Pembiayaan(untuk memenuhi kebutuhan organisasi)
h.      Penilaian (meneliti dan mengetahui pelaksanaan proses organisasi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar